mari ramaikan pasar modal

March 29th, 2008 by kacroet

Belajar Bermain Saham

Barangkali memang sudah saatnya masyarakat kita
didorong dan diencourage untuk memindahkan uangnya yang semula ngendon
di bawah bantal untuk diinvestasikan supaya bisa lebih menggairahkan roda
perekonomian kita. Apalagi, banyaknya sektor usaha informal yang marak
belakangan ini, setidaknya menunjukkan bahwa dalam masyarakat ada arus
perputaran uang yang tidak bisa dibilang sedikit.

Saham adalah salah satu produk keuangan. Kita
mengenal pasar finansial yang terbagi dalam pasar modal dan pasar uang. Saham
termasuk produk pasar modal yang merupakan bukti kepemilikan kita terhadap
perusahaan yang menerbitkan sertifikat saham tersebut. Saham ada nilai
intrinsik maupun nilai aktualnya. Untuk bertransaksi saham juga ada aturan main
tersendiri. Tapi uraian tentang itu tidak akan saya jelaskan di sini karena
sudah banyak tulisan yang membahas tentang itu.

Bermain saham, seperti juga wahana investasi lain
atau seperti juga menjalankan usaha, ada tips dan trik yang bisa dipelajari.
Kebanyakan memang menganggap saham hanya sebagai instrumen finansial yang
dipelajari dan dipahami secara left-brain thinking only. Padahal, esensi
utamanya bukan berada di situ.

Dan, berikut beberapa tips dan trik yang mungkin
bisa Anda baca dan mungkin Anda praktekkan sendiri:

  • Perlakukan saham sebagai “human”, bukan dipahami semata-mata ”by
         the book
    ” saja. Lihat juga orang-orang yang mengelolanya, pemain di
         belakangnya (market maker, player, follower) dan karakteritik
         masing-masing, baru kemudian masuk ke analisis dan tools yang
         digunakan.
  • Jangan sepenuhnya percaya pada data-data keuangan, apalagi yang belum
         diaudit dan/atau belum disahkan oleh Bapepam. Indonesia adalah salah satu
         contoh emerging market, dan karakteristik utama dari pasar seperti
         ini adalah data yang seringkali unreliable. Jadi, tetaplah bersikap
         konservatif dan hati-hati.
  • Ada baiknya Anda mulai dengan mengoleksi saham-saham blue chip
         yang turun harganya karena sentimen right issue. Tak apa, dalam
         waktu yang tidak terlalu lama, biasanya harganya segera terkoreksi dan
         merangkak naik. Return saham-saham blue chip biasanya average,
         tapi cukup layak untuk dipegang dalam jangka waktu lama.
  • Anda juga bisa mengikuti aksi yang dilakukan para bandar. Bermainlah
         sedikit dengan saham gorengan. Biasanya, saham ini tidak terlalu banyak
         peredarannya sehingga mudah dikatrol dan dipermainkan harganya.
         Ciri-cirinya, volume transaksi saham ini cukup besar dan nilainya turun
         tapi kemudian perlahan-lahan naik. Sekali lagi, hati-hati karena tren bisa
         segera berbalik dengan cepat dan gunakan hanya jika ada uang berlebih.
  • Disiplin. Tetapkan batas atas dan batas bawah. Misalnya, 33% di atas
         dan 5% di bawah. Taati aturan itu dan jangan sekali-kali mengikuti nafsu
         dan emosi Anda. Kalau Anda berani mengambil resiko, tidak apa-apa tanpa cut
         loss
    , kecuali 1) Anda pakai margin, 2) harga saham sudah tergolong
         tinggi, dan 3) ketika Anda masuk, harga atau tren berbalik arah.
  • Tekun dan geluti secara serius. Lakukan analisis dan review portofolio
         secara berkala. Saya sarankan untuk memegang tidak lebih dari 9 jenis
         saham saja. Fokus pada maksimal 3 saham dan hold 1-2 saham untuk
         tetap dipegang untuk satu tahun. Kemampuan manusia terbatas, jadi baiknya
         jangan terlalu greedy.
  • Belajar fundamental ekonomi global dan emiten tertentu adalah suatu
         keharusan. Lebih baik lagi jika Anda juga mengikuti selalu berita nasional
         dan mengamati korelasinya dengan gerakan di bursa.
  • Simak karakteristik unik bursa. Misalnya, biasanya ada kecenderungan
         naik sekitar April-Mei sebagai antisipasi publikasi laporan keuangan dan
         pembagian dividen (sell). Sebaliknya, pada bulan September-Oktober
         seperti sekarang, biasanya kecenderungan turun karena sepi, tidak ada
         berita dan aktivitas (buy). Sementara pada akhir tahun ada
         kecenderungan naik, sebagai antisipasi window dressing dan
         menyambut january effect (sell). Pada bulan Februari-Maret,
         biasanya terjadi koreksi pasca window dressing dan january
         effect
    (buy). Begitu seterusnya.
  • Broker juga manusia. Ajak mereka makan siang dan make friendship.
         Lakukan saja dengan tulus. Jangan pernah mengharapkan Anda akan
         mendapatkan insider information dari sini. Selain tidak etis, hal itu juga
         melanggar hukum (ilegal).
  • Mohon bimbingan yang di atas. Percayalah bahwa banyak variabel yang
         berpengaruh tetapi berada di luar kendali kita. Di situlah peran tangan
         Tuhan berkuasa. Dan ketika Anda mendapatkan gain, jangan lupa
         sumbangkan sebagian dari apa yang Anda terima dan tetaplah bersikap rendah
         hati. Investor besar yang saya tahu rata-rata orang yang low profile,
         sederhana, dan tidak suka banyak bicara.
  • Terakhir, ada quote menarik yang saya ambil dari salah satu
         buku, sayang saya lupa siapa penulisnya. Bunyinya, kalau tidak salah, ”You
         have to trade what you see, not what you think. And only a detached and
         unemotional state of minds allows us to make our decisions objectively.

         See?

Informasi, analisis/strategi, sikap mental dan
emosi, serta luck, tetap merupakan faktor utama yang menunjang
keberhasilan Anda. Tiga faktor pertama bisa Anda pelajari, namun satu faktor
terakhir hanya bisa Anda dapatkan dengan mendekatkan diri dengan yang di atas.

Inilah saatnya Anda bergerak. You have to trade.
You must change your self from learning to take a trade from cold blooded
readiness to read on valid signal.

Good luck !!!!

Sumber ; http://nofieiman.com

BATUBARA…sumber energi yg handal di masa depan..

February 6th, 2008 by kacroet

    Sumber energi di

Indonesia

ditandai dengan keterbatasan
cadangan minyak bumi
, cadangan gas alam yang mencukupi serta cadangan
batubara yang melimpah. Sumber daya energi batubara diperkirakan sebesar 36.5
milyar ton, dengan sekitar 5.1 milyar ton dikategorikan sebagai cadangan
terukur. Sumber daya ini sebagian besar berada di Kalimantan yaitu sebesar 61
%, di Sumatera sebesar 38 % dan sisanya tersebar di wilayah lain. Menurut
jenisnya dapat dibagi menjadi lignite sebesar 58.6 %, sub-bituminous
sebesar 26.6 %, bituminous sebesar 14.4 % dan sisanya sebesar 0.4 %
adalah anthracite. Produksi batubara pada tahun 1995 mencapai sebesar 44
juta ton. Sekitar 33 juta ton dieksport dan sisanya sebesar 11 juta ton untuk
konsumsi dalam negeri. Dari jumlah 11 juta ton tersebut 60 % atau sekitar 6.5
juta ton digunakan untuk pembangkit listrik, 30 % untuk industri semen dan
sisanya digunakan untuk rumah tangga dan industri kecil.

Selama sepuluh tahun terakhir
ini penggunaan batubara dalam negeri terus mengalami pertumbuhan sejalan dengan
pertumbuhan perekonomian dan industrialisasi. Sektor tenaga listrik merupakan
sektor yang mengkonsumsi batubara paling besar. Saat ini sekitar 30 % dari
total
pembangkitan menggunaan bahan bakar batubara. Diperkirakan konsumsi batubara
untuk pembangkit listrik akan mencapai dua kali lipat pada awal abat 21.

Permasalahan utama dalam
pemanfaatan batubara adalah wujud batubara yang berupa zat padat sehingga
kurang luwes dalam transportasinya. Disamping itu batubara mengandung sulfur,
nitrogen dan abu dalam jumlah besar sehingga gas buang hasil pembakaran
menghasilkan polutan seperti SO2 dan NO2 serta abu terbang. Pembakaran batubara
juga menghasilkan CO2 yang berperan dalam proses pemanasan global. Permasalahan
tersebut terus dicari pemecahannya melalui riset-riset yang telah dan sedang
dikembangkan saat ini.

Aktivitas riset dalam PLTU
batubara saat ini telah melahirkan konsep baru yang menjanjikan dapat menaikkan
efisiensi, mengurangi emisi polutan dari gas buang serta menghasilkan limbah
yang minimum. Konsep baru tersebut adalah teknologi pembakaran fluidized bed dan
teknologi gasifikasi batubara.

Integrated Coal Gasification
Combined Cycle

Teknologi IGCC merupakan
merupakan salah satu teknologi batubara bersih yang sekarang dalam tahap
pengembangan. Istilah IGCC ini merupakan istilah yang paling banyak digunakan
untuk menyatakan daur kombinasi gasifikasi batubara terintegrasi. Meskipun
demikian masih ada beberapa istilah yang digunakan yaitu ICGCC (Integrated
Coal Gasification Combined Cycle
) dan CGCC (Coal Gasification Combined
Cycle
) yang sama artinya.

Komponen utama dalam riset IGCC
adalah pengembangan teknik gasifikasi batubara. Gasifikasi batubara pada
prinsipnya adalah suatu proses perubahan batubara menjadi gas yang mudah
terbakar. Proses ini melalui beberapa proses kimia dalam reaktor gasifikasi (gasifier).
Mula-mula batubara yang sudah diproses secara fisis diumpankan ke dalam reaktor
dan akan mengalami proses pemanasan sampai temperatur reaksi serta mengalami
proses pirolisa (menjadi bara api). Kecuali bahan pengotor, batubara
bersama-sama dengan oksigen dikonversikan menjadi hidrogen, karbon monoksida
dan methana. Proses gasifikasi batubara berdasarkan sistem reaksinya dapat
dibagi menjadi empat macam yaitu : fixed bed, fluidized bed, entrained flow
dan molten iron bath.

Klasifikasi Gasifikasi Batubara

Dalam fixed bed, serbuk
batubara yang berukuran antara 3 - 30 mm diumpankan dari atas reaktor dan akan
menumpuk karena

gaya

beratnya. Uap dan udara (O2) dihembuskan dari bawah berlawanan dengan masukan
serbuk batubara akan bereaksi membentuk gas. Reaktor tipe ini dalam prakteknya
mempunyai beberapa modifikasi diantaranya adalah proses Lurgi,
British Gas dan KILnGas. Sedangkan proses
yang menggunakan prinsip fluidized bed adalah High-Temperature
Winkler
, Kellog Rust Westinghouse, dan U-gas.
Dalam fluidized bed

gaya

dorong dari uap
dan O2 akan setimbang dengan

gaya

gravitasi sehingga serbuk batubara dalam keadaan mengambang pada saat terjadi
proses gasifikasi. Serbuk batubara yang digunakan lebih halus dan berukuran
antara 1 - 5 mm. Dalam entrained flow serbuk batubara yang berukuran 0.1
mm dicampur dengan uap dan O2 sebelum diumpankan ke dalam reaktor. Proses ini
telah digunakan untuk memproduksi gas sintetis dengan nama proses Koppers-Totzek.
Proses yang sejenis kemudian muncul seperti proses PRENFLO, Shell,
Texaco , dan DOW. Proses molten iron bath
merupakan pengembangan dalam proses industri baja. Serbuk batubara diumpankan
ke dalam reaktor bersama-sama dengan kapur dan O2. Kecuali proses molten iron
bath semua proses telah digunakan untuk keperluan pembangkit listrik.

Saat ini teknologi IGCC sedang
dikembangkan di seluruh dunia, seperti : Jepang, Belanda, Amerika Serikat dan
Spanyol. Di samping proses gasifikasi yang terus mengalami perbaikan, gas
turbin jenis baru juga terus dikembangkan. Temperatur masukan gas turbin yang
tinggi akan dapat menaikkan efisiensi dan ini dapat dicapai dengan penggunaan
material baru dan perbaikan sistem pendinginnya.

Integrated Coal Gasification Combined Cycle

Prinsip kerja dari IGCC
ditunjukkan pada gambar di atas. IGCC merupakan perpaduan teknologi gasifikasi
batubara dan proses pembangkitan uap. Gas hasil gasifikasi batubara mengalami
proses pembersihan sulfur dan nitrogen. Sulfur yang masih dalam bentuk H2S dan
nitrogen dalam bentuk NH3 lebih mudah dibersihkan sebelum dibakar dari pada
sudah dalam bentuk oksida dalam gas buang. Sedangkan abu dibersihkan dalam
reaktor gasifikasi. Gas yang sudah bersih ini dibakar di ruang bakar dan
kemudian gas hasil pembakaran disalurkan ke dalam turbin gas untuk menggerakkan
generator. Gas buang dari turbin gas dimanfaatkan dengan menggunakan HRSG (Heat
Recovery Steam Generator
) untuk membangkitkan uap. Uap dari HRSG (setelah
turbin gas) digabungkan dengan uap dari HRSG (setelah reaktor gasifikasi)
digunakan untuk menggerakkan turbin uap yang akan menggerakkan generator.

Kelebihan-kelebihan IGCC

Penggunaan teknologi PLTU
batubara konvensional saat ini mempunyai kekurangan yaitu efisiensinya rendah
yang berkisar antara 33 - 36 %. Efisiensi ini dapat ditingkatkan dengan
membangun unit pembangkit yang lebih besar atau dengan menaikkan suhu dan tekanan
dalam siklus panasnya. Cara ini mempunyai keterbatasan dan menambah tingkat
kerumitan dalam pemilihan materialnya. Disamping itu tuntutan dalam memelihara
lingkungan hidup (seperti telah disebutkan di atas) akan menambah biaya
pembangkitan karena adanya penambahan peralatan seperti : de-SOX
(desulfurisasi), de-NOX (denitrifikasi) dan penyaring debu (electrostatic
precipitator). Pemasangan peralatan ini juga akan mengurangi efisiensi total
pembangkit listrik.

Teknologi IGCC ini mempunyai
kelebihan yaitu dalam hal bahan bakar : tidak ada pembatas untuk tipe, ukuran
dan kandungan abu dari batubara yang digunakan. Dalam hal lingkungan : emisi
SO2, NOX, CO2 serta debu dapat dikurangi tanpa penambahan peralatan tambahan
seperti de-SOX dan de-NOX dan juga limbah cair serta luas tanah yang dibutuhkan
juga berkurang. Disamping itu pembangkit listrik IGCC mempunyai produk
sampingan yang merupakan komoditi yang mempunyai nilai jual seperti : sulfur,
asam sulfat dan gypsum.

Efisiensi pembangkit listrik
ICGG berkisar antara 38 - 45 % yang lebih tinggi 5 - 10 % dibandingkan PLTU
batubara konvensional. Hal ini dimungkinkan dengan adanya proses gasifikasi
sehingga energi yang terkandung dalam batubara dapat digunakan secara efektif
dan digunakannya HRSG untuk membentuk suatu daur kombinasi antara turbin gas
dan turbin uap.

Perbandingan IGCC dengan PLTU Batubara Kovensional

(700 MW; 73 % C;
1.2 % S; 10 % ash; Hu = 25000 kJ/kg; IGCC : 98 % desulphurization; conventional
power plant : 200 mg/m3 SO2 in flue gas; dry).

Dalam sistem IGCC, sekitar 95 -
99 % dari kandungan sulfur dalam batubara dapat dihilangkan sebelum pembakaran.
NOX dapat dikurangi sebesar 70 - 93 % dan CO2 dapat dikurangi sebesar 20 - 35 %
(emisinya berkisar antara 0.75 - 0.85 kg CO2/kWh) dibandingkan dengan PLTU
batubara konvensional. Dengan tingkat emisi yang rendah maka dapat untuk
mencegah terjadi hujan asam karena emisi polutan SO2 dan NOX serta mencegah
terjadinya pemanasan global karena emisi CO2.

Salah satu hal yang menarik
dalam sistem IGCC adalah pembangunannya dapat dilakukan secara bertahap yaitu:
- tahap pertama : pembangunan turbin gas dan perlengkapan pembangkit listrik
- tahap kedua : pembangunan sistem daur kombinasi, dan
- tahap ketiga : pembangunan unit gasifikasi.

Pembangunan dua tahap yang
pertama memerlukan biaya investasi yang relatif kecil dan sudah dapat
menghasilkan tenaga listrik. Investasi yang besar hanya dibutuhkan pada saat
pembangunan tahap ketiga dan dilaksanakan bila sudah dinilai ekonomis untuk
mengganti bahan bakar dari gas alam dengan batubara. Disamping itu sistem IGCC
didesain secara modular sehingga mudah untuk dikembangkan menjadi unit yang lebih
besar kapasitasnya pada saat kebutuhan tenaga listrik sudah meningkat.

Kesimpulan

Pemakaian tenaga listrik di
Indonesia selama 20 tahun terakhir ini mengalami peningkatan yang cukup pesat
yaitu 14.5 % per tahun dan dalam 25 tahun mendatang diperkirakan akan terus
mengalami peningkatan dengan pertumbuhan sebesar 7.8 % per tahun. Pada tahun
1996 kebutuhan tenaga listrik diperkirakan sebesar 140.7 TWh dan pada tahun
2021 kebutuhan mencapai 617.9 TWh. Sedangkan pangsa penggunaan batubara untuk
pembangkit listrik terus meningkat pesat dari 21 % pada tahun 1996 menjadi 78 %
pada tahun 2021. Pemakaian batubara dalam jumlah besar ini harus menerapkan
teknologi batubara bersih, salah satunya yaitu IGCC, supaya dampak
lingkungannya minimum. IGCC saat ini sedang dalam taraf pengembangan dan
diharapkan sudah beroperasi secara komersial dalam waktu dekat ini. Pembangkit
listrik IGCC mempunyai keunggulan bila dibandingkan dengan PLTU konvensional
dengan tambahan de-SOX dan de-NOX dalam hal dampak lingkungan. Bagi

Indonesia

pembangkit listrik IGCC merupakan teknologi alternatif yang patut
dipertimbangkan untuk menggantikan PLTU batubara konvensional yang sudah habis
masa gunanya dan untuk pembangunan pembangkit listrik yang baru.

Artikel di atas ialah rangkuman
sebuah makalah yang ditulis oleh Agus Sugiyono, seorang
peneliti di BPP Teknologi.

 

YG PENGEN GW SHARE……

August 29th, 2007 by kacroet

Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar, tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang di saat kamu tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih. Cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Jadi jangan terburu-buru, dan pilihlah yang terbaik.

Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang “sempurna” bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri. Dan karena itu kamu sempurna. Jangan pernah bilang “I love you” kalau kamu tidak perduli. Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada. Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya. Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya kebohongan. Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya…

Cinta bukan, “Ini salah kamu”, tapi “Ma’afkan aku”. Bukan “Kamu di mana sih?”, tapi “Aku disini”. Bukan “Gimana sih kamu?”, tapi “Aku ngerti kok”. Bukan “Coba kamu gak kayak gini”, tapi “Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”.

Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kalian sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama kalian bersama, kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas. Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat sedalam yang kamu izinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.

Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu. Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu.

Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang, lebih menyakitkan apabila kamu dilupakan oleh kekasihmu, tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan.

Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk mengetahui bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia tidak “worth it” sekarang, dia tidak akan pernah “worth it” setahun lagi ataupun 10 tahun lagi. Jadi, biarkan dia pergi…….

“Kesempatan Terbaik”

August 25th, 2007 by kacroet

Kesempatan adalah waktu ; karena ia hanya datang sekali….

Kesempatan adalah peluang ;karena anda dapat mengambil atau mengabaikannya….

Kesempatan adalah keluasan;karena ia dapat membuka jalan2 baru yang ada jauh di depan anda….

Di depan anda berjajar pintu2 kesempatan yang tak terhingga dan terbuka lebar.Anda hanya bisa memilih satu dan tak ada jalan kembali.Karenanya,keputusan lah yg trbaik bagi anda.Nasib tidak memihak pada siapa2;melainkan pada keputusan anda.

Kata pepatah : "Matahari pagi tdk akan terbit dua kali untuk membangunkan org2 yg tertidur nyenyak".Kesempatan pun tak akan datang dua kali untuk mengetuk pintu keputusan anda.Bila toh ia datang lg,pastinya ia akan tampil dengan wajah berbeda.Pergunakan lah bukan sebaik-baiknya;namun yg terbaik-baiknya….